https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ1aeqh0BUfNLFYEOtC3XMmt5tcAKyl3rWG5-zF13fWEL2Xmlvi6_6WqEo         HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PENGGUNAAN KB PIL
Ada banyak hal uang harus diketahui oelah para pengguna kontrasepsi (KB) PIL, diantaranya:

HAL PENTING YANG HARUS DIKETAHUI DAN DIINGAT PENGGUNA KB PIL
  1. Minum pil setiap hari pada saat yang sama
  2.  Minum pil yang pertama pada hari pertama haid 
  3.  Bila klien muntah dalam waktu 2 jam setelah menggunakan pil, minumlah pil yang lain, atau gunakan metode kontrasepsi lain bila klien berniat melakukan hubungan seksual pada 48 jam berikutnya.
  4. Bila klien menggunakan pil terlambat lebih dari 3 jam, minumlah pil tersebut begitu klien ingat. Gunakan metode pelindung selama 24 jam, bisa menggunakan kondom bila ingin berhubungan.
  5.  Bila klien lupa 1 atau 2 pil, minumlah segera pil yang terlupa tersebut sesegera klien ingat dan gunakan metode pelindung sampai akhir bulan.Walaupun klien belum haid, mulailah paket baru sehari setelah paket terakhir habis. 
  6.  Bila haid klien teratur setiap bulan dan kemudian kehilangan 1 siklus (tidak haid), atau bila merasa hamil, temui petugas klinik klien untuk memeriksa uji kehamilan.
INFORMASI LAIN YANG PERLU DIKETAHUI
·         Terjadinya perubahan pola haid merupakan hal yang sering ditemukan selama menggunanakan pil, terutma pada 2 atau 3 bulan pertama. Perubahan pola haid tersebut umumnya bersifat sementara dan tidak sampai mengganggu kesehatan.
·          Kadang-kadang akan timbul efek samping berupa peningkatan berat badan, sakit kepala ringan, dan nyeri payudara. Semua efek samping ini tidak berbahaya dan biasanya hilang dengan sendirinya.
·            Obat-obat tertentu seperti obat untuk tuberculosis (rifampisin) dan beberapa obat epilepsi dapat mengurangi efektifitas minipil. Minipil tidak dapat mencegah terjadinya infeksi menular seksual, termasuk AIDS. Bila pasangannya memiliki resiko, kondom perlu digunakan.
      PERINGATAN UNTUK MENGGUNAKAN PIL
  1. ·     Bila beberapa bulan mengalami haid teratur dan kemudian terlambat haid, perlu dipikirkan kemungkinan terjadi kehamilan.
  2.  . Bila mengeluh perdarahan bercak yang disertai dengan nyeri perut hebat, maka yang pertama kali dipikirkan adalah kemungkinan terjadi kehamilan ektopik, segera periksakan ke dokter atau petugas kesehatan.
  3.   Problem mata (kehilangan penglihatan atau kabur) nyeri kepala hebat maka perlu dipikirkan kemungkinkan terjadi hipertensi atau problem vascular.


        Semoga artikel ini bermanfaat sebagai informasi dalam melancarkan penggunaan KB PIL bagi pengguna dan akseptornya. Terima kasih.

      Baca juga:
      Jenis-jenis alat kontrasepsi



                   MENENTUKAN KASUS GAWAT DARURAT OBSTETRI
1. Prinsip dasar
Kasus gawat darurat obstetri adalah kasus obstetric yang apabila tidak segera ditangani akan berakibat kematian ibu dan janinnya. Kasus ini menjadi penyebab utama kematian ibu, janin, dan bayi baru lahir. 4 penyebab utama kematian ibu ialah:
·         Perdarahan
·         Infeksi dan sepsis
·         Hipertensi dan preeclampsia/eklampsia
·         Persalinan macet (distosia)

Persalinan macet hanya terjadi pada saat persalinan berlangsung, sedangkan ketiga penyebab yang lain dapat terjadi dalam kehamilan, persalinan, dan dalam masa nifas. Yang demikian dimaksudkan dengan perdarahan di sini termasuk perdarahan yang diakibatkan oleh perlukaan jalan lahir, mencakup juga rupture uteri.

Manifestasi klinik kasus gawat darurat tersebut berbeda-beda dalam rentang yang cukup luas.
·         Kasus perdarahan, dapat bermanifestasi mulai dari perdarahan berwujud bercak, merembes, profus, sampai syok.
·         Kasus infeksi dan sepsis, dapat berinfestasi mulai dari pengeluaran cairan pervaginam yang berbau, air ketuban hijau, demam, sampai syok.
·         Kasus hipertensi dan preeclampsia/eklampsia, dapat bermanifestasi mulai dari keluhan sakit/pusing kepala, bengkak, penglihatan kabur, kejang-kejang, sampai koma/pingsan/tidak sadar.
·         Kasus persalinan macet, lebih mudah dikenal yaitu apabila kemajuan persalinan tidak berlangsung sesuai dengan batas waktu yang normal, tetapi kasus persalinan macet ini dapat merupakan manifestasu rupture uteri.


          PENILAIAN BAYI UNTUK TANDA-TANDA KEGAWATAN
Semua bayi baru lahir harus dinilai adanya tanda-tanda kegawatan/kelainan yang menunjukkan suatu penyakit. Jika diketahui lebih awal maka tindakan yang tepat bisa segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk.  Adapaun tanda-tanda bayi dikatakan sakit dan hal itu harus segera diketahui sebagai dasar tindakan selanjutnya.
Bayi baru lahir dinyatakan sakit apabila mempunyai salah satu atau beberapa tanda berikut:
1.       Sesak napas
2.       Frekuensi pernapasan 60 kali/menit
3.       Gerak retraksi di dada
4.       Malas minum
5.       Panas atau suhu badan bayi rendah
6.       Kurang aktif
7.       Berat lahir rendah (1500-2500 gram) dengan kesulitan minum

Tanda-tanda bayi sakit berat
1.       Sulit minum
2.       Sianosis sentral (lidah biru)
3.       Perut kembung
4.       Periode apneu
5.       Kejang/periode kejang-kejang kecil
6.       Merintih
7.       Perdarahan
8.       Sangat kuning
9.       Berat badan lahir < 1500 gram


      TINDAKAN YANG BAIK UNTUK ASUHAN MASA NIFAS NORMAL PADA BAYI
Dalam masa nifas normal tidak hanya keadaan ibu yang perlu dipantau, tapi juga keadaan bayi juga sama pentingnya diperhatikan. Mulai dari perawatan sehari-hari, pemberian ASI sampai pemberian imunisasi. Berikut beberapa tindakan yang baik untuk asuhan bayi dalam masa nifas, yaitu :
1.       Kebersihan
Tindakan yang bias dilakukan antara lain:
·         Basuh bayi dengan kain setiap dua hari sekali
·         Bayi yang baru lahir tidak boleh dimandikan sepenuhnya sampai tali pusatnya kering
·         Setiap kali bayi buang air kecil dan besar, bersihkan bagian perinealnya dengan air dan sabun, serta keringkan dengan baik, kotoran bayi dapat menyebabkan infeksi sehingga harus dibersihkan.
2.       Menyusui
·         Menyusui  harus dilakukan setelah kelahiran selagi bayi dalam keadaan terjaga. Menyusui segera menaikkan oksitosin, yang juga menaikkan involusi pada uterus. Juga menaikkan ikatan dini antara ibu dan anak.
·         Bayi harus hanya disusui saja sekurang-kurangnya selama 4 bulan pertama. Bayi harus disusui sesuai tuntutan (kapan saja ia lapar) dan tanpa harus menggunakan jadwal.
·         ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, memberikan kalori dan gizi yang diperlukan bayi untuk 4 bulan pertama sehingga bayi mendapatkan kenaikan berat badan secara normal, karena semua gizi didapat sesuai dengan kebutuhan bayi. Mudah untuk dicerna. Memberikan perlindungan yang penting dari infeksi. Juga segar, bersih dan siap  minum.
3.       Tidur
Baringkan bayi ke samping atau terlentang
4.       Tali pusat
·         Sampai tali pusat keraing dan lepas, di daerah ini dapat terjadi infeksi sehingga harus dijaga agar bersih dan kering.
·         Ibu harus mencuci sekitar tali pusat setiap hari dengan sabun dan air bersih dan dikeringkan dengan handuk/kain bersih sampai benar-benar kering.
5.       Imunisasi
Dalam waktu seminggu pertama, beri bayi:
·         BCG untuk mencegah tuberkolosis
·         Vaksin Hepatitis B


     PENILAIAN TANDA-TANDA KEGAWATAN PADA BAYI
Semua bayi baru lahir harus dinilai adanya tanda-tanda kegawatan/kelainan yang menunjukkan suatu penyakit. Jika diketahui lebih awal maka tindakan yang tepat bisa segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk.  Adapaun tanda-tanda bayi dikatakan sakit dan hal itu harus segera diketahui sebagai dasar tindakan selanjutnya.
Bayi baru lahir dinyatakan sakit apabila mempunyai salah satu atau beberapa tanda berikut:
1.       Sesak napas
2.       Frekuensi pernapasan 60 kali/menit
3.       Gerak retraksi di dada
4.       Malas minum
5.       Panas atau suhu badan bayi rendah
6.       Kurang aktif
7.       Berat lahir rendah (1500-2500 gram) dengan kesulitan minum

Tanda-tanda bayi sakit berat
1.       Sulit minum
2.       Sianosis sentral (lidah biru)
3.       Perut kembung
4.       Periode apneu
5.       Kejang/periode kejang-kejang kecil
6.       Merintih
7.       Perdarahan
8.       Sangat kuning
9.       Berat badan lahir < 1500 gram
Bidan Baiq. Diberdayakan oleh Blogger.